Bukan Hanya Alim Namun Juga Cerdas, Ilmuan Muslim Yang Mendunia

Posted on

Sebagai muslim, memang kita diwajinkan untuk menuntut ilmu. Oleh karenanya ada banyak ilmuan muslim yang bermunculan pada masa kejayaan Islam yang sayangnya tidak banyak dikenal oleh umat muslim sekalipun. Ada banyak harga promo hotel yang bisa ditemukan jika ingin mengunjungi berbagai tempat kelahiran dari berbagai ilmuan muslim ini untuk mengenang jasa mereka, seperti ilmuan muslim yang karyanya masih digunakan sampai saat ini seperti:

  • Al-Farabi

Ilmuan muslim yang memiliki nama lengkap Abu Nasie Muhammad bin al-Farakh al Farabi atau biasa disebut dengan Al-Farabi adalah seorang ilmuan dan alhi filsafat islam yang berasa dari Farab, Kazakhstan. Di dunia barat al-Farabi dikenal dengan sebutan Alpharabius.

Al-Farabi dikenal sebagai pemikir dari abad pertengah yang telah banyak menghasilkan karya-karya prestisius di beberapa cabang ilmu seperti ilmu logika, ilmu matematika, ilmu alam, teologi, politik dan kenegaraan. Karya Al-Farabi yang paling terkenal adalah Madinah Al Fadhilah yang membahas tentang pencapaian kebahagiaan melalui kehidupan politik dan hubungan antara rejim yang paling baik menurut pemahaman Plato dengan hukum Illahi Islam. Ada banyak hotel mirip hotel murah di Lembang di wilayah ini yang bisa dijadikan tempat menginap untuk menikmati keindahan Negara kelahiran Al-Farabi.

  • Ibnu Sina

Salah satu ilmuan muslim yang paling terkenal adalah ibnu sina. Tokoh yang memiliki nama lengkap Abu Ali al-Husayn bin Abdullah bun Sina ini, lahir  pada tahun 980 di Afsyahnah, sebuah daerah di dekat Bukhara. Di dunia barat, Ibnu Sina dikenal dengan sebutan Avicenna. Ia merupaka seorang ilmuan, filsuf sekaligus dokter yang kepintarannya tidak diragukan lagi.

Karya Ibnu Sina yang paling terkenal adalah Al- Qanun fi Thib yang menjadi rujukan hampir semua dokter di seluruh dunia bahkan sampai saat ini. Bukunya tersebut telah di terjemahkan kedalam berbagai macam bahasa salah satunya dalam bahasa Inggris yang bernama The Book of Healing and The Canon of Medicine.

Ibnu Sina dikenal sebagai pengarang sekaligus penulis yang produktif. Karyanya tak kurang dari 450 buku dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Ibnu Sina meninggal pada tahun  1037 dengan membawa gelar sebagai Bapak Pengobatan Modern.

  • Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi

Muhammad bin Musa Al-Khawarizmi adalah seorang ilmuan yang berasal dari Persia. Tokoh yang lahir pada tahun 780 ini merupakan tokoh yang ahli dalam bidang matematika, astronomi, astrologi dan geografi. Karya pertamanya adalah Al-Jabar yang merupakan buku yang membahas tentang solusi sistematik dari linear dan notasi kuadrat. Berkat karyanya tersebut ia disebut sebagai Bapak Aljabar.

Kitab aljabar atau yang memiliki nama lengkap Al-kitab al mukhtasar fi hisab al jabr wal muqabala atau kitab yang merangkum perhitungan perlengkapan dan penyeimbangan ini merupakan kitab matematikan yang merangkum tentang definisi aljabar. Kitab ini kemudian diterjemahkan dalam bahasa Latin dan dikenal dengan Liber algebrae et almucabala oleh Robert dari Chester dan Gerardus. Ada banyak hotel murah layaknya hotel murah di Lembang yang bisa ditemukan di Negara ini jika ingin berkunjung ke Persia, entah itu untuk berwisata atau menikmati keindahan suasana Negara tempat tinggal ilmuan muslim cerdas ini.

  • Ibnu Rusyd

Selain Al- Farabi dan Ibnu Sina, masih ada juga ilmuan muslim lainnya yaitu Ibnu Rusyd. Ibnu Ruysd memiliki nama lengkap Abu Walid Muhammad bin Ruysd yang lahir pada tahun 1126 di Marrakesh Maroko. Di dunia barat, Ibnu Ruysd dikenal dengan sebutan Averroes.

Ibnu Rusyd merupakan ilmuan yang sangat jenius di bidang Ensiklopedik. Selain ensiklopedik, Ibnu Ruysd juga mempunyai banyak karya lain yang meliputi bidang filsafat, kedokteran dan fikih. Masa hidupnya sebagian besar diberikan untuk mengabdi sebagai kadi atau hakim dan juga fisikawan. Ibnu Rusyd meninggal pada tahun 1198 dengan meninggalkan karya-karya luar biasa khususnya di bidang ilmu pengetahuan.

  • Al-Battani

Al-Battani adalah seorang ahli astronomi dan matematikawan dari Arab yang memiliki nama lengkap Abu Adbullah Muhammad bin Jabir Ibn Sinan Ar-Raqqi Al-Harrani As-Sabi al Batani. Ia lahir di Harran sekitar tahun 858 Masehi. Salah satu pencapaian Al-Batani yang paling terkenal adalah tentang penemuan Tahun Matahari sebagai 365 hari, 5 jam, 46 menit dan 24 detik.

Selain di bidang astronomi, Al-Battani juga berjasa dalam menemukan sejumlah persamaan trigonomtri. Ia juga memecahkan persamaan sin x = a cos x. Dalam mengembangkan pemikirannya, Al-Battani menggunakan gagasan Al-Marwazi tentang tangent dalam mengembangkan persamaan-persamaan untuk menghitung tangent, contangen dan menyusun tabel perhitungan tangen. Segera cek harga promo hotel untuk bisa menginap dan menikmati tanah kelahiran sang ahli matematikawan dan astronomi ini.

  • Muhammad bin Zakariya Al-Razi

Abu  Bakar Muhammad bin Zakaria ar-Razi atau dikenal sebagai Al-Razi merupakan salah seorang pakar sains yang dari berasal Iran. Ia lahir pada tahun 251 H di Rayy, Teheran. Sejak kecil Al-Razi telah mempelajari filsafat, kimia, matematikadan kesastraan dan kedokteran.

Karena kepintarannya dalam bidang kedokteran, Al-Razi dipercaya memimpin sebuah rumah sakit di Rayy dan juga Rumah Sakit Muqtadaari di Baghdad. Ia menjadi orang pertama yang menjelaskan tentang penyakit cacar dan campak. Ia kemudian membukukan penjelasannya tersebut dalam sebuah buku yang diberi nama Al-Judari wal Hasbah (Cacar dan Campak). Selain itu ia juga merupakan seorang ilmuwan yang menemukan tentang penyakit alergi asma. Ia juga berkontribusi dalam bidang farmasi terutama dalam membuat peralatan seperti tabung, spatula dan mortar.

Segera cari harga promo hotel untuk mengunjungi berbagai wilayah yang telah disebutkan di atas, selain dapat mengenang jasa ilmuan muslim tersebut namun juga bisa sekaligus untuk  menikmati keindahan yang tersaji di Negara tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *